top of page

Badai Pasti Berlalu: Perjalanan Bu Ade Bangkit dari Jerat Pinjol

  • Hanif Satria
  • Nov 13, 2025
  • 2 min read

Tidak semua badai datang dengan suara keras. Bagi sebagian orang, badai itu datang diam-diam—melalui tagihan yang menumpuk, telepon penagih utang yang tak berhenti, dan kegelisahan yang terus menghantui setiap hari.


Itulah yang pernah dialami Ade Harfiah (44), seorang karyawan pabrik di Tangerang. Sebagai ibu dari tiga anak, Bu Ade harus membagi waktunya antara bekerja, mengurus keluarga, dan memastikan kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.


Namun beberapa tahun lalu, tekanan ekonomi membuatnya terjebak dalam pinjaman online. Awalnya terlihat seperti solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi seiring waktu, pinjaman tersebut justru menumpuk dan sulit untuk dilunasi.


Dengan penghasilan yang terbatas, Bu Ade harus terus mencari cara untuk menutup utang yang satu dengan pinjaman lainnya. Situasi tersebut tidak hanya mempengaruhi kondisi keuangan, tetapi juga membuatnya merasa cemas dan tertekan.


Di tengah situasi yang semakin sulit, Bu Ade akhirnya mencoba mencari jalan keluar melalui koperasi tempat ia menjadi anggota. Dari sanalah ia mendapatkan kesempatan untuk mengakses pembiayaan yang didukung oleh MEKAR.


Pendanaan tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya. Dengan dukungan dari koperasi dan MEKAR, Bu Ade akhirnya dapat melunasi seluruh utang pinjaman online yang sebelumnya membebaninya.


Bagi Bu Ade, bantuan tersebut bukan sekadar pinjaman, tetapi kesempatan untuk memulai kembali dengan lebih tenang.


Namun tantangan hidup belum berhenti di sana. Tak lama setelah berhasil keluar dari jerat pinjol, Bu Ade kembali dihadapkan pada kebutuhan mendesak: menebus ijazah anak sulungnya di pesantren.


Melalui dukungan koperasi dan MEKAR, Bu Ade kembali mendapatkan akses pembiayaan yang membantunya memenuhi kebutuhan tersebut. Dana yang diterima digunakan sepenuhnya untuk menebus ijazah anaknya, membuka jalan bagi masa depan pendidikan yang lebih baik.


Kini, kehidupan Bu Ade mulai kembali stabil. Ia dapat bekerja dengan lebih fokus tanpa dihantui beban utang, sementara anaknya berhasil melanjutkan pendidikan di sekolah yang diimpikan.


Bagi Bu Ade, perjalanan ini menjadi bukti bahwa setiap badai pasti berlalu, selama masih ada harapan dan dukungan yang tepat.


Melalui kemitraan dengan koperasi, MEKAR berupaya membuka akses pembiayaan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat, sehingga mereka tidak perlu lagi bergantung pada pinjaman ilegal yang merugikan.


Karena di balik setiap perjuangan seorang ibu, selalu ada harapan besar untuk masa depan anak-anaknya.


Tonton Cerita Lengkap Bu Ade Kisah lengkap perjalanan Bu Ade dapat disaksikan melalui video berikut:



Mekar Black.png

MEKAR was established with the aim of improving financial access for MSME players in Indonesia who create positive social and economic impact.

Location

Sampoerna Strategic Square,
South Tower, 21st floor, Jl. Jendral Sudirman. Jakarta Selatan 12930

Monday - Friday 09:00 - 17:00
(excluding national holidays)

Since

2017

Licenced & Supervised by
Indonesia Financial Services Authority

021 395 24531 (Call)


0877 8831 8885 (Whatsapp)

KEP-127/D.05/2019

  • Group 726
  • Group 725
  • Group 724

© 2026 Mekar - PT Mekar Investama Teknologi

bottom of page