AgriYouth 2026 Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Masa Depan Pertanian dan Keuangan Indonesia
- MEKAR

- 15 Jun
- 3 menit membaca

Jember, 10 Juni 2026 - Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional dan pesatnya perkembangan teknologi, sektor pertanian Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta muda yang tidak hanya memahami budidaya, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi, membangun usaha, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) bersama PT Mekar Asta Nusantara (MANU) dan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember menyelenggarakan AgriYouth Talks 2026 dengan tema “Inklusi Keuangan & Masa Depan Pertanian untuk Generasi Muda”.
Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, dosen, akademisi, dan pelaku industri dalam satu forum kolaboratif untuk membahas keterkaitan antara inovasi, pertanian, dan akses keuangan sebagai fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi riil Indonesia.
Dukungan terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Yasmine Meylia, turut menyampaikan video sambutan yang menyoroti pentingnya pemahaman keuangan sebagai bekal bagi mahasiswa dalam membangun karier maupun usaha di masa depan.
Selain seminar, peserta juga mengikuti Gelar Produk Teknologi Hasil Pertanian Mahasiswa yang menampilkan berbagai inovasi karya mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember. Pameran ini menunjukkan besarnya potensi kreativitas dan inovasi yang dimiliki generasi muda dalam menciptakan produk bernilai tambah dari sektor pertanian.
Namun, agar inovasi tersebut dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan, diperlukan lebih dari sekadar ide dan teknologi. Akses terhadap permodalan, literasi keuangan, pengelolaan usaha yang baik, serta pemahaman mengenai layanan keuangan formal menjadi faktor penting dalam mendukung proses hilirisasi dan pengembangan bisnis. Inilah yang menjadi salah satu benang merah dalam AgriYouth Talks 2026, yaitu bagaimana inovasi dan inklusi keuangan dapat berjalan beriringan untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi generasi muda.
Sejalan dengan hal tersebut, Rektor Universitas Jember menegaskan pentingnya sinergi antara kampus dan dunia usaha dalam menciptakan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kolaborasi antara kampus dan industri menjadi jembatan penting agar inovasi mahasiswa tidak berhenti sebagai tugas akademik, tetapi berkembang menjadi solusi yang bernilai ekonomi dan berdampak bagi masyarakat," ujar Rektor Universitas Jember.
Pada sesi diskusi, Viky Alvianas, Product Manager PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR), membahas pentingnya akses terhadap layanan keuangan formal, literasi keuangan, serta penggunaan layanan keuangan yang aman dan legal sebagai bekal dalam membangun usaha dan mengembangkan inovasi.
Mahasiswa juga diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, mengenali layanan keuangan yang legal dan berizin, serta memanfaatkan akses keuangan secara bijak untuk mendukung pengembangan usaha dan inovasi yang mereka miliki.
Sementara itu, Evi Febriana Suhardi, Direktur Utama PT Mekar Asta Nusantara (MANU), mengangkat tema peluang dan tantangan sektor pertanian Indonesia, termasuk pentingnya regenerasi petani, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan agribisnis modern yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
"Kami percaya bahwa pengembangan pertanian harus dimulai dari pengembangan manusianya. Generasi muda memiliki peran penting dalam menghadirkan inovasi, teknologi, dan cara berpikir baru yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan," ujar Evi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PT Mekar Asta Nusantara (MANU) dan Universitas Jember turut menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman industri, pengembangan kompetensi, hingga peluang karier yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian dan agribisnis yang terus berkembang.
Melalui AgriYouth Talks 2026, MEKAR menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi riil Indonesia melalui peningkatan literasi keuangan, pengembangan talenta muda, dan kolaborasi lintas sektor. Sebagai bagian dari MEKAR Ecosystem, perusahaan tidak hanya memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat dan pelaku usaha, tetapi juga mengembangkan sektor pertanian berkelanjutan melalui MANU serta mendorong pengelolaan sumber daya dan energi yang lebih ramah lingkungan.
MEKAR percaya bahwa masa depan Indonesia membutuhkan kolaborasi yang kuat antara sektor keuangan, pendidikan, pertanian, dan keberlanjutan. Melalui investasi pada generasi muda, inovasi, dan pembangunan ekonomi riil, AgriYouth Talks 2026 diharapkan dapat menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak talenta muda yang siap menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan


