Penanaman Jagung Serentak di Padang Pariaman, Lahan Tidur 30 Tahun Diaktifkan Kembali
- MEKAR

- 9 Mar
- 2 menit membaca

Penanaman jagung serentak kuartal I 2026 digelar di Posko Farm Panen Mekar Tani, Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penanaman Jagung Serentak yang diinisiasi Mabes Polri dan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) MEKAR Pandu Aditya Kristy mengatakan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting bagi kekuatan dan kemandirian sebuah bangsa. Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat, kita dapat bersama-sama memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pandu dalam siaran pers, Senin (9/3/2026).
Lahan tidur puluhan tahun diaktifkan kembali
Pandu menjelaskan, lahan yang digunakan untuk penanaman jagung tersebut sebelumnya merupakan lahan yang tidak produktif selama lebih dari tiga dekade.
Menurut dia, kondisi lahan semula rusak dan dipenuhi semak belukar sehingga tidak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dalam jangka waktu lama.
“Lahan ini sebelumnya merupakan lahan tidur selama lebih dari 30 tahun. Kondisinya rusak, dipenuhi semak belukar, dan tidak produktif. Melalui upaya bersama, lahan tersebut kini mulai dihidupkan kembali menjadi lahan pertanian produktif yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Pandu.

Ia menambahkan, pengembangan sektor pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial serta lingkungan dari aktivitas tersebut.
“Kami ingin mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memastikan pembangunan pertanian tetap menjaga keseimbangan dengan lingkungan,” jelasnya.
Dorong pengembangan sektor riil
Selama ini MEKAR dikenal sebagai platform yang aktif mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama usaha yang dijalankan oleh perempuan. Dalam perkembangannya, perusahaan juga memperluas kontribusi ke sektor pertanian yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan.
Program ini juga dinilai berpotensi membuka peluang kerja serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat setempat, seiring berkembangnya aktivitas pertanian di kawasan Padang Pariaman.
Upaya tersebut juga diperkuat melalui pengembangan MEKAR Ecosystem yang menghubungkan berbagai pelaku usaha dalam satu ekosistem ekonomi.
Melalui pendekatan ini, berbagai pihak diharapkan dapat saling mendukung dalam memperkuat kegiatan ekonomi di sektor riil, termasuk di bidang agrikultur.
“Ke depan, yang ingin kami dorong bukan hanya peningkatan produksi pertanian, tetapi juga pembangunan ekosistem ekonomi berkelanjutan melalui MEKAR Ecosystem, di mana setiap pihak dapat saling mendukung dan saling menguatkan,” ujar Pandu.
Program penanaman jagung serentak yang digelar di Padang Pariaman tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang bertujuan meningkatkan produksi komoditas pertanian sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang selama ini belum produktif.


