MEKAR dan Paten Mekar Tani Dukung Penanaman Jagung Serentak di Sumbar, Hidupkan Lahan Tidur 30 Tahun Jadi Lahan Produktif
- MEKAR

- 7 Mar
- 2 menit membaca

Padang Pariaman, 7 Maret 2026 - Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar oleh Kepolisian Daerah Sumatera Barat dilaksanakan di Posko Farm Paten Mekar Tani, Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (7/03). Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari MEKAR bersama Paten Mekar Tani sebagai kontribusi nyata terhadap upaya menjaga ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penanaman Jagung Serentak yang diinisiasi Mabes Polri dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta beserta jajaran, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, sejumlah pimpinan instansi terkait, serta para petani dan masyarakat setempat.

Chief Executive Officer (CEO) MEKAR, Pandu Aditya Kristy, mengatakan keterlibatan MEKAR bersama Paten Mekar Tani dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting bagi kekuatan dan kemandirian sebuah bangsa. Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat, kita dapat bersama-sama memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pandu.
Ia menambahkan bahwa lahan yang digunakan untuk penanaman jagung tersebut sebelumnya berada dalam kondisi tidak produktif selama puluhan tahun.
“Lahan ini sebelumnya merupakan lahan tidur selama lebih dari 30 tahun. Kondisinya rusak, dipenuhi semak belukar, dan tidak produktif. Melalui upaya bersama, lahan tersebut kini mulai dihidupkan kembali menjadi lahan pertanian produktif yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, pengembangan pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga perlu memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.
“Kami ingin mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memastikan pembangunan pertanian tetap menjaga keseimbangan dengan lingkungan,” jelasnya.
Selama ini MEKAR dikenal aktif dalam mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya usaha yang dijalankan oleh perempuan. Kini perusahaan juga memperluas kontribusinya ke sektor pertanian yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui Paten Mekar Tani, MEKAR mengembangkan berbagai inisiatif untuk mengoptimalkan potensi pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan sektor riil yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Program ini juga berpotensi membuka lapangan kerja serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat setempat, seiring dengan berkembangnya aktivitas pertanian di kawasan Padang Pariaman.
Upaya ini juga diperkuat melalui pengembangan MEKAR Ecosystem, yang menghubungkan berbagai pelaku usaha untuk saling mendukung dan memperkuat pertumbuhan sektor riil, termasuk di bidang agrikultur.
“Ke depan, yang ingin kami dorong bukan hanya peningkatan produksi pertanian, tetapi juga pembangunan ekosistem ekonomi berkelanjutan melalui MEKAR Ecosystem, di mana setiap pihak dapat saling mendukung dan saling menguatkan,” ujar Pandu.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, MEKAR berharap sektor pertanian dapat terus berkembang sebagai salah satu fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.


